Skip to main content

Festival Pesona Budaya Tua Buton Masuk Top 100 CoE National 2020, Ini Harapannya


Festival Pesona Budaya Tua Buton (FPBTB) milik Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya masuk Top 100 Calender of Events (CoE) pariwisata nasional lagi. Wow, selamat.

Syukur pada tahun 2020 FPBTB masuk kembali, sebagaimana tahun 2016 yang lalu dan itu diraih dengan perjuangan yang cukup melelahkan. "Semoga masuknya FPBTB dalam CoE National tahun depan, benar-benar hasil penilaian obyektif," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buton, La Ode Abdul Zainuddin Napa kepada TravelPlus Indonesia lewat pesan WA, Sabtu (19/10/2019).

Dengan keberhasilan FPBTB kembali masuk kalender iven nasional ini, Buton sangat mengharapkan dukungan peningkatan promosinya sehingga dapat mengurangi beban daerah. "Buton juga berharap ada peningkatan kualitas kemasan festival tahunan ini sehingga lebih memiliki nilai jual yang tetap memiliki identitas Buton," ungkap Zainuddin.

Karena FPBTB ini menyangkut pagelaran budaya tua Buton yamg sudah menjadi pedoman hidup masyarakat Buton, maka materi acaranya yang wajib ada seperti yang sudah ditampilkan.

Selain itu kegiatan-kegiatan baru untuk merangsang budaya kreativitas generasi Buton dalam memanfaatkan potensi budayanya.


FPBTB, lanjut Zainuddin sudah memiliki pasar kunjungan tersendiri, yaitu kapal-kapal yacht yang masuk di Indonesia sejak 3 tahun terakhir.

"Mereka singgah dan berlabuh di Teluk Pasarwajo cukup banyak dibanding dengan daerah lain antara 35 sampai 40 yacht, berlabuh 5 sampai 14 hari yang secara otomatis memberikan pemasukan bagi perekonomian daerah," terangnya.

Terkait itu Buton sangat mengharapkan pengelolaan informasi yang lebih berkualitas sehingga dapat menembus pasar internasional. "Buton juga sangat mengharapkan dukungan regulasi, sehingga para yachter dengan kapal yacht-nya merasa nyaman selama berada di Teluk Pasarwajo," tambahnya.

Lebih lanjut Zainuddin menjelaskan kalau FPBTB ini sudah digelar sejak tahun 2013, dan diselenggarakan pada tanggal 19 - 24 Agustus setiap tahun. FPBTB 2020 nanti adalah penyelenggaraan ke-8.

"Jadi selama ini tidak pernah berubah tanggal dan tempat pelaksanaannya. Ini adalah bentuk kreaktivitas daerah yang harus menjadi perhatian dan dikembangkan oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pariwisata atau Kemenpar, sehingga FPBTB semakin memiliki kualitas untuk dapat mendokrak kunjungan wisman di Indonesia," pungkasnya.


Sebagai catatan, kalender iven pariwisata nasional ini diluncurkan oleh Kemenpar pertama kalinya pada tahun 2016.

Ketika itu dua iven andalan Provinsi Sultra yang terpilih yakni FPBTB dan Wakatobi Wave. Namun tiga tahun terakhir ( 2017-2019) FPBTB gagal terpilih. Akhirnya pada Top 100 CoE National 2020, FPBTB kembali berhasil masuk.

Naskah & foto: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, Ig @adjitropis)

Captions:
1. Ribuan pengujung lokal, wisnus, dan wisman menyaksikan suguhan tarian kolosal dalam Festival Pesona Budaya Tua Buton (FPBTB) 2019, Agustus lalu.
2. Kadispar Kabupaten Buton La Ode Abdul Zainuddin Napa (kemeja biru muda) didampingi sekretarisnya Rusdi Nudi (kaos kuning) tengah berbincang dengan Mr. Andre dari Australia, usai survey pembangunan hanstand untuk kapal yacht di Buton.(dok. disparkab buton)
3. FPBTB tahun ini pun menarik para yachter mancanegara melabuhkan kapal-kapal yacht-nya di Teluk Pasarwajo untuk menikmati rangkaian acaranya.

Comments

Popular posts from this blog

Ini Sederet Keistimewaan Hotel Unisi Yogyakarta yang Berkonsep Syariah

Akomodasi di Yogyakarta sangat banyak dan beragam. Salah satunya Hotel Unisi yang memiliki sederet keistimewaan. Pantauan TravelPlus Indonesia saat menginap di hotel ini, saya mencatat beberapa keistimewaannya. Pertama, Hotel Unisi menjadi hotel bintang dua pertama di Yogyakarta yang berkonsep syariah atau syariah hospitality . Lantaran mengusung konsep tersebut tentu memberi kepastian buat saya, bukan cuma soal fasilitas kamar dan makanan yang disuguhkan, pun suasananya. Hotel ini menawarkan 2 type kamar yakni Superior dan Deluxe yang dirancang simple modern namun megah, baik single bed maupun double bed . Menurut general manager Hotel Unisi Yogyakarta Kukuh Wibawanto total jumlah kamarnya ada 71 dengan tarif mulai dari Rp 450 ribu per malam untuk Superior dan mulai dari 750 ribu untuk Deluxe saat hari biasa atau weekday . Namun traveler juga bisa mendapatkan harga spesial bila datang dan memesan langsung ke Hotel Unisi. "Fasilitas di setiap kamarnya selain ada tanda arah k...

Ini Top 10 Calendar of Events Indonesia 2020, PKB Diposisi Teratas

Wow, Pesta Kesenian Bali (PKB) menduduki posisi pertama daftar Top 10 Calendar of Events (CoE) National 2020. Di urutan kedua ditempati Jember Fashion Carnival (Jember, Jatim). Sedangkan di tempat ketiga ada Banyuwangi Ethno Carnival (Banyuwangi, Jatim). TravelPlus Indonesia menilai pemilihan PKB diranking 1 Top 10 CoE National untuk tahun depan amatlah pantas (baca: tepat). Sejak awal, penyelengaraan PKB selalu konsisten, kemasannya luar biasa keren, teratur, tertib, dan boleh dibilang world class , berkelas dunia. Melihat Bali berhasil mengemas pesta keseniannya yang bermuatan lokal dengan apik dan profesional, tak berlebihan sewaktu kali pertama meliput PKB, TravelPlus Indonesia langsung merekomendasikan agar daerah lain di Indonesia melakukan studi banding/melihat/mencontoh bagaimana Bali mengemas PKB dengan apik sehingga mendunia dan peserta parade/pawainya datang bukan hanya dari berbagai provinsi di Tanah Air, pun mancanegara. Dengan kata lain pemgemasannya itu patut dit...

Permintaan MICE Meningkat, KJ Hotel Yogyakarta Tambah 2 Meeting Room Baru

Melihat permintaan akan MICE (Meeting, Incentive, Conference & Expo) di Yogyakarta terus meningkat, KJ Hotel pun menambah meeting room-nya untuk menangkap peluang positif itu. Ada penambahan dua meeting rooms baru di KJ Hotel Yogyakarta yang berada di Jl. Parangtritis No.120 (Prawirotaman) Kota Jogja. Nama ruang rapat teranyarnya itu Narayana dan Khrisna yang masing-masing berkapasitas 100 pax . "Kedua new meeting rooms di lt. 2 hotel bintang 4 ini bisa digabung menjadi sebuah meeting room bermuatan 200 pax untuk berbagai meeting , dan lainnya," ungkap Veri Diana selaku general manager KJ Hotel Yogyakarta kepada TravelPlus Indonesia , Minggu (13/10/2019). Menurut Nana begitu sapaan akrab Veri Diana, permintaan (demand) akan MICE di Yogyakarta luar biasa. "Buktinya dua ruang rapat baru di KJ Hotel itu sudah banyak yang pesan dan digunakan, padahal baru dibuka 2 minggu lalu dan belum soft opening ," terang Nana. Bukti lain kalau demand MIC...